Cara Sederhana Merawat Otak

Masih dari buku karya Bill Lukas berjudul Optimalkan Otak Anda (Power Up Your Mind). Pada bagian akhir Bab 1, dia menulis Lima Teknik Penting untuk merawat otak. Kelima teknik tersebut adalah: minum cukup air, makan makanan yang seimbang, sering-sering tertawa, mendengarkan musik, dan tidur dengan cukup. Berikut adalah penjelasannya.

Minum air yang cukup. Otak Anda membutuhkan air yang banyak agar dapat berfungsi dengan baik. Selain itu Anda juga perlu makan makanan yang dapat meningkatkan jumlah air seni. Kenyataannya, banyak orang mengalami dehidrasi sehingga otak mereka bekerja di bawah kemampuan sesungguhnya. Apabila jaringan otak Anda kekurangan air yang dibutuhkan untuk berfungsi secara efektif, maka Anda akan mengalami kesulitan untuk memberdayakan otak Anda. Hasil penelitian yang dilakukan Trevor Brocklebank dari Leeds University di Inggris menunjukkan bahwa anak sekolah dengan hasil baik di kelas adalah mereka yang minum lebih dari delapan gelas air per hari.

Makan makanan yang seimbang. Makanan yang berbeda memiliki efek yang berbeda bagi kinerja otak. Protein seperti telur, yoghurt, ikan dan ayam mengandung asam amino tirosin. Zat ini terpecah dan menghasilkan senyawa penting bernama neurotransmiter, norefrin, dan dopamin yang mendorong kewaspadaan dan fungsi memori yang lebih efektif. Karbohidrat yang lebih kompleks seperti sayur mayur, nasi, dan buah-buahan menciptakan asam amino triptofan yang akan memperlambat kerja otak. Lemak menghasilkan asetiklin yang, dalam jumlah yang tepat, baik untuk ingatan dan kesehatan jaringan saraf Anda keseluruhan. Gula akan cepat memberikan tambahan energi, namun hal ini tergantung pada makanan yang menyertainya, dan memberikan dampak yang berbeda pada kesehatan Anda. Bentuk gula yang paling populer seperti cokelat, mengandung senyawa kimia teobromin menyebabkan gairah jangka pendek. Garam juga penting untuk kesehatan semua sel tubuh kita. Namun kita tidak boleh mengonsumsi garam secara berlebihan karena akan membuat kita harus minum lebih banyak air. Kita harus melakukan diet yang seimbang terhadap makanan tersebut.

Sering-sering tertawa. Tawa dapat mengurangi tingkat stres yang kita rasakan, dan dapat meningkatkan jumlah aliran kortisol yang mengalir dalam sistem tubuh kita. Itulah sebabnya ketika kita berada dalam situasi sulit, tawa dapat membantu meredakannya. Riset menunjukkan bahwa tawa juga dapat memperbaiki sistem kekebalan dan membantu menyelesaikan masalah dengan lebih baik. Apa yang harus dilakukan agar Anda sering-sering tertawa?

Mendengarkan musik. Musik merupakan sumber ketenangan lainnya. Musik dapat mengurangi kadar stres, membantu relaksasi, dan mempengaruhi suasana hati. Misalnya, detak jantung akan menurun jika kita mendengarkan jenis musik dengan irama pelan dan megah. Musik dengan irama yang diulang-ulang dapat membuat orang seperti kesurupan (trans). Irama yang menenangkan seperti yang dimiliki lagu ninabobo terbukti dapat membuat anak tertidur. Menurut Georgi Lozanov, jenis musik yang berbeda dapat memberikan efek yang berbeda. Musik klasik dan romantis merupakan musik yang ideal untuk menemani kita ketika sedang menerima informasi baru, sedangkan musik barok lebih baik dalam membantu kita memproses atau mengkaji ulang informasi yang sudah kita terima. Banyak juga yang beranggapan bahwa musik dapat menginspirasi mereka lebih kreatif.

Tidur yang cukup. Tidur merupakan cara lain untuk memberi makan pikiran. Otak kita membutuhkan tidur yang lebih dari waktu yang selama ini kita berikan. Kekurangan tidur akan berakibat runtuhnya pertahanan seseorang. Jika kita kurang tidur, otak kita akan berfungsi di bawah kemampuan yang sesungguhnya. Sebagian orang dapat bekerja dengan baik jika tidur sekitar tujuh setengah jam. Namun kebutuhan orang untuk tidur berbeda-beda, dan yang penting bukan lamanya tidur melainkan kualitas tidur. Ya, otak membutuhkan tidur yang nyenyak, kadang disebut tidur REM (Rapid Eye Movement), keadaan di mana kita bermimpi. Dalam fase inilah otak memproses pengalaman sepanjang hari. Tidur nyenyak dapat membantu proses pembentukan ingatan. Hal ini karena ketika otak tertidur, kecepatannya melambat sepanjang waktu dan memproduksi apa yang disebut gelombang theta dan delta. Selain itu, selama tidur REM, otak juga melakukan transmisi dalam kecepatan yang sangat tinggi, sekitar 40 siklus per detik, yang disebut gelombang gamma. Sejumlah peneliti telah mengamati bahwa jika Anda mengkaji sesuatu sesuatu sebelum berangkat tidur, dan melakukannya lagi ketika terjaga pada pagi harinya, Anda dapat lebih mudah mengingatnya.